Gedung SJI Dalam Tahap Penyelesaian

Posted: Juni 24, 2010 in Suara SJI Angkatan I

Admad Subari, Helma Haris – Suara SJI, Palembang

Gedung SJI

Gedung SJI

Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) Palembang, yang diresmikan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, SH awal Februali lalu, di penghujung 2010 akan menempati gedung baru di kawasan Jakabaring Seberang Ulu I Palembang. Gedung SJI dan Kantor PWI Cabang Sumsel yang dibangun di atas lahan seluas dua hektar ini, tahap pertama pembangunannya dilaksanakan Kontraktor CV. Anugerah dengan biaya APBD Pemprov Sumsel Tahun Anggaran 2009 sebesar Rp 912.882.000.

Pada tahap ini pembangunan phisik meliputi gedung dua tingkat, lantai, dinding serta atap. Sedangkan tahap penyelesaian dibutuhkan waktu dua hingga tiga bulan ke depan setelah tahap pertama selesai. “Pembangunan ini ditargetkan selesai dalam waktu 63 hari dan sudah berjalan selama dua minggu,” jelas Budi selaku pelaksana pembangunan gedung, Senin (1/3). Menurut Budi, tahap finishing diluar dari pembiayaan yang dianggarkan dan belum tahu kontraktor mana yang akan ditunjuk. Sekretaris PWI Cabang Sumsel, Firdaus Komar, Selasa (2/3) kepada SJI menyatakan, gedung baru PWI yang sekaligus bakal menjadi tempat kegiatan belajar siswa SJI, pada lantai pertama diperuntukkan bagi sekretariat PWI. Sedangkan lantai dua disamping digunakan sebagai kantor juga untuk kegiatan pendidikan bagi wartawan dan rapat-rapat intern. Lantai dua ini pun dapat dimanfaatkan para wartawan untuk kegiatan dalam mengolah berita hasil liputan. Nantinya setelah difungsikan, gedung ini akan dilengkapi dengan fasilitas komputerisasi, internet, siaran radio, mushola, dapur mini, serta ruang rehat. Tak jauh dari pembangunan gedung PWI tersebut, dibangun pula perumahan khusus bagi wartawan. Perumahan type 36 yang berjumlah 50 unit ini pembangunannya dalam tahap penyelesaian. Sebagaimana pernah dikemukakan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, perumahan itu diprioritaskan bagi wartawan yang belum memiliki tempat tinggal tetap dan atau masih menumpang tinggal di rumah orang tua, termasuk menyewa. Para wartawan peminat rumah di kawasan ini tidak dikenai uang muka dan anggunan. Pembayaran angsuran pun terbilang ringan yakni Rp 5.000 per hari atau Rp 150 ribu sebulan. Ketua PWI Cabang Sumsel, H.Octaf Riady, S.H., ketika dihubungi melalui ponsel (1/3) membenarkan, siswa SJI sekarang belajar di Balai Diklat Provinsi Sumsel. Hingga angkatan ketiga untuk Tingkat Dasar atau pemula dan angkatan pertama untuk Tingkat Madya, proses belajar mengajar siswa SJI masih difokuskan di Diklat Sumsel. Pada angkatan selanjutnya, menurut Octaf, siswa sudah memiliki gedung dan ruang belajar sendiri di Gedung PWI Sumsel Jakabaring. “Kita bangga dengan keberadaan Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) pertama di Palembang yang menjadi pilot project secara nasional,” ujar Octaf. Didirikannya Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) dalam upaya meningkatkan profesionalisme para wartawan, sehingga memiliki kesadaran serta tanggung jawab terhadap profesi yang diembannya. SJI menjadi program PWI Pusat, untuk pertama kali didirikan dan diresmikan di Palembang bersamaan Peringatan HPN 2010. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, saat hadir bersama sejumlah menteri di acara puncak HPN (9/2) di Hotel Aryaduta, menyampaikan Kuliah Perdana bertajuk Mengapa Indonesia Harus Berhasil kepada 30 siswa SJI Palembang angkatan pertama. Tenaga pengajar SJI Palembang angkatan pertama, seluruhnya didatangkan dari Jakarta. Antara lain Ashadi Siregar, Artini, Arya Gunawan, Encub Soebekti, Marah Sakti Siregar, Zulkarnain Nasution, Wina Armada dan sejumlah tenaga pengajar lainnya. Sementara materi yang disampaikan meliputi, Filosofi Profesi Jurnalisme, Etika Jurnalisme, Hukum Pers, Dasar dasar Manajemen Pers, Hubungan Pers Pemerintah dan Keterampilan Standar Jurnalisme. Lulusan SJI Palembang angkatan pertama, dari media cetak, radio dan televisi di Sumatera Selatan, rencananya akan diwisuda Jum’at (5/3) di Balai Diklat Provinsi Sumatera Selatan. Sementara siswa SJI Angkatan kedua akan mulai mengikuti perkuliahan 22 Maret hingga 19 April 2010 mendatang. Ketua Umum PWI Pusat Margiono (9/2) di Palembang mengemukakan, setelah Palembang. SJI akan didirikan dibeberapa kota besar lainnya di Indonesia. Hal ini menurut Margiono sesuai dengan tagline SJI : “Profesional, Beretika, Berwawasan.” Sementara kota-kota dimaksud adalah DKI Jakarta, Pekanbaru Riau, Semarang Jawa Tengah, Samarinda Kalimantan Timur dan Makasar Sulawesi Selatan. Wakil Direktur Eksekutif Pusat Sekolah Jurnalisme Indonesia, Encub Soebekti, Senin (1/3), menyatakan akan mengevaluasi pelaksanaan penyelenggraan SJI untuk tingkat pemula pada angkatan pertama ini bersama seluruh peserta didik sehari sebelum mereka diwisuda. Hal ini dimaksudkan demi tercipatnya penyelenggaraan dan penyempurnaan kegiatan belajar ke depan. Sehingga akan dihasilkan jurnalis-jurnalis yang memiliki kompetensi, professional, beretika dan berwawasan. (Arie/Maris)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s