Harga Sembako Merangkak Naik

Posted: Agustus 3, 2010 in Suara SJI Angkatan III

Palembang, Suara SJI

Harga sembako di Palembang mulai merangkak naik. Kenaikan harga juga mendera sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

Pantauan pada sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang, kenaikan harga terjadi hampir di semua kebutuhan pokok. Beberapa di antaranya seperti, cabai merah, daging sapi, ayam potong dan gula mengalami kenaikan secara drastis.

Yongki, pedagang sembako di pasar Gubah, Sabtu (24/7), mengaku, kenaikan harga beras terjadi untuk seluruh merek. Beras yang semula seharga Rp 135 ribu per kemasan 20 kilogram, naik menjadi Rp 138 ribu. Kenaikan harga beras juga diikuti sejumlah bahan pokok lainnya, seperti telur dan gula.

“Telur naik dari Rp 13 ribu per kilogram menjadi 14 ribu rupiah. Sedangkan gula naik dari Rp 10 ribu per kilogram menjadi Rp 11 ribu rupiah,” ujar dia.

Menurutnya, kenaikan harga kebutuhan pokok pada beberapa pekan terakhir ini, merupakan hal yang lumrah ketika menjelang Ramadan. Akibat dari kenaikan harga tersebut, menyebabkan penurunan omzet penjualan sembako secara drastis.

Menurut Yongki, harga beras saat ini telah melewati harga jual pada tahun lalu. Ketika itu, harga tertinggi menjelang Ramadhan mencapai Rp 130 ribu rupiah per 20 kilogram.

Sejumlah warga mulai mengeluhkan kenaikan harga sembako ini. Rusmi (35), warga yang dijumpai berbelanja di Pasar Gubah, mengaku, akibat dari kenaikan sembako, dirinya semakin kesulitan dalam mengatur keuangan.

“Kalau begini terus, rakyat semakin susah, apalagi menjelang Ramadan nanti,” cetusnya.

Kepala BPS Kota Palembang Tarjono, mengatakan, kenaikan harga sembako mulai terjadi dalam kurun satu bulan terakhir. Kenaikannya berkisar antara lima hingga tujuh persen.
Dia mengatakan, harga kebutuhan pokok diharapkan dapat lebih stabil dengan stok yang mencukupi. Pemerintah diharapkan mampu mengintervensi harga pasar, dan menjaga ketersediaan pasokan dan melakukan suplai tepat waktu. O APRIANTO

Berita dari Redpel :
Aprianto (Pal TV)
Sembako Selangit warga Menjerit
Harga kebutuhan pokok beberapa pekan terakhir ini mengalami kenaikkan yang signifikan dan kondisi ini lumrah terjadi ketika menjelang ramadan. Kenaikan harga bahan pokok ini membuat warga semakin menjerit, setelah kenaikan tarif dasar listrik beberapa waktu lalu.
Pedagang pun mengeluhkan kenaikkan harga komoditi yang mereka jual karena omzet menurun drastis pasca naiknya harga sembako.
Pantauan pada sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang sebagian kebutuhan pokok mengalami lonjakan harga mulai dari beras, cabai merah, daging sapi, ayam potong dan gula. Harga beras pasaran yang biasa di konsumsi masyarakat misalnya. Menurut Yongki, pedagang sembako di pasar Gubah naik dari harga kenaikan harga harga beras semua merek per 20 kilogram dijual dengan harga 135 ribu rupiah dan akan naik hingga dijual seharga 138 ribu rupiah. kenaikan harga beras juga diikuti bahan pokok lainnya seperti telur dari 13 ribu menjadi 14 ribu rupiah, gula dari 10 ribu naik menjadi 11 ribu rupiah.
Bahkan harga beras saat ini telah melewati harga jual pada tahun lalu harga tertinggi menjelang bulan ramadhan untuk beras 20 kilogram 130 ribu rupiah. Kenaikkan harga sembako tersebut tentunya sangat memberatkan warga Kota Palembang. “ Kalau begini terus, rakyat semakin susah, apalagi menjelang Ramadan nanti,” cetus Rusmi (35), seorang ibu rumah tangga
Menurut Kepala BPS kota Palembang Tarjono, kenaikan harga sembako ini telah terjadi dalam kurun waktu satu bulan terakhir. “Kenaikan harga sembako berkisar 5 hingga 7 persen,” ujar Tarjono.
Warga menginginkan harga kebutuhan pokok stabil dengan stok cukup sehingga peranan pemerintah sangat penting dengan mengintervensi harga pasar dan menyuplai barang tanpa kekurangan dan tepat waktu. Apri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s